KETAPANG (updatekalbar.top) – Dugaan permainan kotor dalam penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi di Kecamatan Manis Mata makin mencuat ke permukaan. Fakta lapangan menunjukkan adanya surat rekomendasi “misterius” yang dipakai oleh sejumlah SPBU dan SPBN khusus nelayan, padahal pihak desa maupun kecamatan setempat tidak pernah mengeluarkan rekomendasi tersebut.
Asosiasi Wartawan Ketapang (AWAK) menemukan bahwa Camat dan beberapa Kepala Desa di Manis Mata menegaskan tidak pernah menandatangani atau menerbitkan surat rekomendasi BBM subsidi. Hal ini menimbulkan pertanyaan besar: Siapa yang membuat dan mengedarkan surat rekomendasi bodong tersebut? Dari mana asalnya?
Salah satu SPBU yang disebut menggunakan dokumen rekomendasi mencurigakan adalah SPBU Sukabangun 6478814, yang mengatasnamakan wilayah Manis Mata. Namun, aliran BBM subsidi untuk wilayah ini justru tidak jelas arahnya—entah diarahkan kemana dan untuk kepentingan siapa.
Kondisi ini mengindikasikan adanya penyelewengan besar-besaran yang berpotensi merugikan masyarakat nelayan dan petani kecil di Ketapang yang seharusnya menjadi penerima manfaat utama BBM subsidi.
AWAK mendesak Pertamina, Kepolisian, Kejaksaan, dan Inspektorat segera turun tangan melakukan investigasi menyeluruh. Jangan sampai SPBU dan SPBN menjadi sarang mafia BBM yang berlindung di balik surat rekomendasi palsu demi meraup keuntungan pribadi, sementara rakyat kecil harus menjerit karena sulit mengakses BBM bersubsidi.
Team redaksi: updatekalbar.top









